logo-SQ

SpiritQurban adalah jasa pengalengan kurban untuk manfaat yang lebih luas dan mudah dalam pendistribusiannya. Kami memfasilitasi Anda untuk berqurban dengan cara lebih cerdas dan berbeda namun tetap sesuai syariat yang berlaku yaitu daging qurban yang diolah menjadi kornet atau rendang atau gulai. Sehingga lebih tahan lama dan lebih mudah pendistribusian untuk saudara-saudara kita yang benar-benar membutuhkan.

kornet-qurban

SpiritQurban merupakan produk inovatif dalam hal optimalisasi pelaksanaan ibadah Qurban dengan mengolah dan mengemas daging sapi Qurban menjadi daging olahan yang siap dikonsumsi. Produk daging olahan SpiritQurban mampu menjadi solusi untuk permasalahan pendistribusian daging sapi Qurban. 

Daging sapi olahan SpiritQurban mampu bertahan hingga 2  tahun, sehingga dapat didistribusikan sepanjang tahun. Dan tentunya daging olahan SpiritQurban dapat langsung diolah dan dinikmati oleh yang berhak menerimanya. 

"

MENGAPA DIKALENGKAN ???

Daging yang diolah kemudian dikalengkan memiliki kelebihan mampu menjaga kandungan zat gizi agar tidak berkurang. Dengan diolah, daging sapi Qurban menjadi jauh lebih praktis dan awet.  Dalam hal ini, daging olahan SpiritQurban menjadi solusi atas kendala waktu pendistribusian daging qurban yang selama ini selalu menjadi penghambat. Terutama berkaitan dengan keawetan daging qurban saat proses pendistribusian. 

"

APA LANDASAN SYARIAHNYA ???

Pada mulanya Rasulullah Muhammad SAW melarang para sahabat dan umat muslim untuk menyimpan daging Qurban selama lebih dari 3 hari. Sebagaimana dalam hadits Aisyah RA : “Dahulu kami biasa mengasikan daging udhhiyah (qurban) sehingga kami bawa ke Madinah, tiba-tiba Nabi SAW bersabda : “Janganlah kalian menghabiskan daging qurban kecuali dalam waktu 3 hari.” (HR. riwayat Bukhari dan Muslim).

Namun kemudian Rasulullah Muhammad SAW memperbolehkan umat muslim untuk menyimpan atau mengawetkan daging qurban. Hal tersebut dilakukan agar orang miskin yang memperoleh daging Qurban bisa tetap bertahan hidup pada masa paceklik.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga telah mengeluarkan fatwa terkait pengawetan dan pendistribusian daging kurban dalam bentuk olahan. Dalam fatwa Nomor 37 Tahun 2019 yang telah disahkan pada 7 Agustus 2019 itu, MUI membolehkan daging kurban diawetkan dan dikirim ke warga dalam bentuk olahan.

KLIEN KAMI

*) Klik logo untuk menuju website mitra.